Lirik
  • Dariku Tentang Cinta
  • Sang Air
  • Pohon Tua Bersandar
  • Aku Dimana
  • Lirih Penyair Murung
  • Menutup Tirai
  • Manuskrip Telaga
  • Nyanyian Langit
  • Aku Tak Seperti Yang Kau Bayangkan
  • Lagu Sedih
  • Hati Hati
  • Ku Kan Pulang
  • Senandung Rindu
  • Satu Cinta
  • Renovasi Otak
  • Sahabatku jadi hantu
  • Bumiku Buruk Rupa
  • Pagi
  • Beranda Taman Hati
  • Oksigen
  • Permanent Link
    Dariku Tentang Cinta

    Aku merindu
    Senyum tawamu
    Sinar bulan tua
    Kirim salamku padanya

    Sendirikah dia
    Di malam gulita
    Semesta jagalah dia
    Hingga waktuku tiba

    reff

    Aku bingkai beribu purnama
    Dalam hatiku engkaulah cahaya
    Syairku kan menjelma merpati
    Kan terbang hinggap dijemari

    Bila daun daun berguguran
    Bunga bunga baru bermekaran
    Angin bawalah kabar
    Dariku tentang cinta

    Letakkan di pangkuannya
    Sandarkan di jiwa ooo

    reff

    Warna pelangi membentang di langit
    Bisik nurani di telaga sunyi

    Permanent Link
    Sang Air

    Aku adalah Sang Air, Ketika haru mengalir
    Gemericiknya merdu ilhami, menganak sungai dihati
    Seperti cermin gambar diri, berjasad bening watak hening
    Mengusap kening luruhkan benci, aku adalah Sang Air

    Menyusuri belantara jiwa, mengikis tanah jejak masa
    Gugusan bunga kembali mekar, lingkari cahaya sukma
    Jeritku adalah gelombang, arusku adalah sentuhan
    Tetes embun wujud wajahku, kuasaku adalah samudera

    Akulah Sang Air, akulah Sang Air
    Akulah Sang Air, akulah Sang Air
    Sang Air….

    Permanent Link
    Pohon Tua Bersandar

    Bebatuan akar belukar, dan debu yang terbang liar
    Badan pohon tua bersandar
    Tandus bukit tak nama, isak tangisan cakrawala
    Tanganmu enggan menyentuhnya

    Bergumam dan berandai, ku berteman badai
    Merangkai bait indah merayu awan, sudi lah turunkan hujan
    Tawa Matahari menyapa, aksara berubah bara
    Sedihnya rembulan sembunyi, dibalik langit awan kelam

    Jika tangan merubah takdir, pohon tua menjelma taman surgawi
    Ku yakin engkau lah tangan itu
    Jika mata air mengalir, sudahi pekik pohon menjerit
    Dikau lah mata air itu

    Bergumam dan berandai, ku berteman badai
    Merangkai bait indah merayu awan, sudi lah turunkan hujan
    Tawa Matahari menyapa, aksara berubah bara
    Sedihnya rembulan sembunyi, dibalik langit awan kelam

    Tawa Matahari menyapa, aksara berubah bara
    Sedihnya rembulan sembunyi, dibalik langit awan kelam

    Permanent Link
    Aku Dimana

    Diantara ragam rupa warna wajah yang terlihat
    Tak satupun yang dapat ku rangkul dan peluk

    Semua terlihat sama,
    Sama seperti biasanya
    Semua terlihat sama
    Tapi aku dimana, dimana

    Diantara hujan lebat di tengah samudra
    Namun tak mampu jua hapuskan segala dahaga

    Semua terlihat sama,
    Sama seperti biasanya
    Semua terlihat sama
    Tapi aku dimana, dimana

    2x

    Permanent Link
    Lirih Penyair Murung

    Album: #2

    Kurangkai Puisi,Kubersenandung..
    Berjubahkan sendu merindu.
    Berserah diri rela terbelenggu
    Aura indahmu menerjangku

    Imajinasi tentangmu membuatku senang
    Tak sekali membuatku berang
    Aku terduduk termenung disiang hari
    Melamun murung dimalam hari

    Ku Tak bisa menyentuhmu,…
    Kutak bisa memelukmu,…

    Kupahat namamu dihatiku,..
    Kutanam bunga di taman jiwaku,..
    Terbungkus wangimu,..harum nafasmu

    Meraba mimpi tak bertepi,
    Diujng malam kubernyanyi
    Suara misteri Suatu pertanda
    Mungkinkah kaukan datang

    Saat hariku sekedar tuk hidup
    matamu cahaya pelitaku
    ketika kata menjadi wahyu
    Nafas kita menjadi satu

    Permanent Link
    Menutup Tirai

    Album: #2

    Tirai senja turun, menutup jendela langit
    Nyalakan lilin cahaya jiwa, jelang gelapnya dunia
    Layar ditarik panggung usai, akhiri cerita
    Lonceng berbunyi bergema, ungkap takbir hancurkan dogma

    Oh akhir dunia, tanpa kesedihan
    Oh akhir dunia, tanpa raga
    Oh indera, tanpa indera hanya jiwa

    Bunga taman surga, abdi cinta mulia
    Tak runtuh oleh debu dan badai kencang menderu
    Jiwa tanpa nama, berbaris di tanah bertuan
    Tertatih di tangga puri abadi ruang waktu

    Oh akhir dunia, tanpa kesedihan
    Oh akhir dunia, tanpa raga
    Oh indera, tanpa indera hanya jiwa
    Hanya jiwa…

    Permanent Link
    Manuskrip Telaga

    Album: #2

    Bayangkanlah diri ku
    Seindah yang kau mau
    Seindah bunga melati
    yang mekar dipagi hari

    Pahamilah ucap ku
    Seindah yang kau mau
    Seteduh perangkai kata
    Anggun bersajak cinta

    Berikanlah ku nama
    Terindah saat kau menyebutnya
    Merdu bagai dendang takdir
    Senandungkan musim berganti

    Dengarkan irama alam
    Penghibur jagat raya
    Resapi didasar hati mu
    Menuntun mu kehadapan ku

    Jika Aku telaga
    Penghapus murka dahaga
    Maka teguklah dan hiduplah

    Jika Aku perahu sampan
    Setia menyibak riak
    Kan mengantarmu berlayar
    Berlabuh dipulau harapan

    Permanent Link
    Nyanyian Langit

    Album: #2

    Nyanyian Langit by Dialog Dini Hari

    Perjalanan hati, maknai kuasa cinta sejati
    Menjelajah langit, kepasrahan diri mengagumi
    Oh indah, indah…Oh indah, indah….

    Mempercantik batin, bersunyi diri tanpa pamrih
    Memperkaya waktu, ‘tuk selalu mengingat mu
    Oh indah, indah….Oh indah, indah….

    Nyanyian langit, untuk mu beribu puji
    Takdir membahana, redakan duka bencana
    Oh luka, musnah….Oh duka, sirna….

    Aku dan dia realita
    Aku dan dia realita

    Permanent Link
    Aku Tak Seperti Yang Kau Bayangkan

    Sahabatmu, mungkin pernah bercerita
    Tentang gelapnya hidupku
    Dan bila kau percaya mereka
    Kuharap kau.. kau memilahnya

    Sahabatku, mungkin pernah bercerita
    Tentang kerasnya hidupku
    Dan bila kau tetap tak percaya
    Biarkan aku membuktikannya

    Reff:
    Aku tak seperti yang kau bayangkan

    Permanent Link
    Lagu Sedih

    Lagu Sedih by Dialog Dini Hari

    Disini Senang disana senang
    Dimana mana hatiku senang

    Disini senang disana senang
    Dimana mana hatiku senang

    Buat apa susah
    Susah itu tiada guna

    Buat apa susah
    Susah itu tiada guna

    Buat apa susah
    Susah itu tiada guna

    Permanent Link
    Hati Hati

    Album: Beranda Taman Hati

    Berangkatlah lebih awal biar tak buru-buru, bisa fatal
    Jalan makin terasa sempit, motor saling berhimpit
    Asap tinggi membungkit

    Berangkatlah lebih dulu biar tak buru-buru, apa yang diburu
    Hidup kita hanya sekali dan harus memilih
    Jangan mati pagi

    Reff:
    Hati-hati di kanan, lihat kiri dan kanan, lalu lalang kendaraan
    Hati-hati di jalan, semoga sampai tujuan dengan aman

    Makin banyak korban mati sia-sia, tak kenal usia
    Makin banyak orang tak sabar, tak perduli
    Tak saling menghormati.

    Saat pulang rehat bila perlu
    Jangan buru-buru, aku pasti menunggu
    Jagalah dirimu untuk orang lain, seirama harmoni…

    Back to reff.

    Permanent Link
    Ku Kan Pulang

    Lamakah aku pergi
    Hingga tak sadar rambutmu makin memutih
    Banyak waktuku yang terbuang rugi

    Lamakah aku pergi
    Hingga tak sadar beribu kisah ingin ku bagi
    Berilah aku waktu sebentar lagi

    Ku kan pulang
    Pulang ke rumah
    Berilah waktu
    Sabar menunggu

    Doamu slalu untukku
    Slalu untukku, hingga kini ku tak ragu
    Biarkan aku sujud di kakimu

    Lukisanmu slalu indah
    Seperti doamu
    Sepanjang masa tak putus asa
    Sementara waktu merubah kita

    Sementara waktu merubah kita
    Ku kan pulang
    Pulang ke rumah
    Berilah waktu
    Sabar menunggu

    Ku kan pulang
    Pulang ke rumah
    Bawa cerita
    Indah Dunia

    Permanent Link
    Senandung Rindu

    Feat with Sari – Nymphea

    Satu kisah terpendam
    Mengukir relung hati yang terdalam
    Rinduku padanya
    Mengendap, ikhlas, pagi, siang, malam

    Semesta merayu
    Lagu-lagu merdu
    Seakan bertutur
    Berpantun menghibur

    Hu uuu… ingatkah aku bila dirumah?
    Hu uuu… bukalah pintu bila kupulang
    Nanti, esok, entah

    Sekian lama waktu
    Merpati tak bawa berita baru
    Keagunganmu..
    Berkilau, ikhlas, mengisi hatiku.

    Perahu melaju
    Dayung hingga ke hulu
    Badai berlalu
    Esok hari baru

    Permanent Link
    Satu Cinta

    Satu Cinta by Dialog Dini Hari

    Album: Beranda Taman Hati

    Saat kau berjalan sendiri
    Aku akan menemani
    Siap memapahmu
    Jika kau terjatuh

    Saat kau mulai lelah
    Berdiri lunglai sedikit goyah
    Ku kan disampingmu
    Istirahatkan pikiranmu

    Saat kau mulai menangis
    Aku akan bernyanyi
    Siap menghiburmu
    Tak perduli waktu

    Saat pagi kau terjaga
    Ku kan petik bunga
    Beragam warna
    Seperti pelangi membentang

    Kita kan gembira bersama, tertawa bersama, bahagia bersama
    Kita kan bernyanyi bersama, menari bersama ikuti irama

    Reff:
    Satu pikiran, satu tujuan
    Satu harpan, satu impian
    Satu pandangan, satu kejayaan
    Satu kejujuran, suatu kebaikan

    Satu cinta untuk kebahagiaan
    Satu cinta untuk kedamaian

    Permanent Link
    Renovasi Otak

    Album: Beranda Taman Hati

    Perlu sedikit renovasi otak
    Biar tak terkotak kotak
    Seperti TV atau bak mandi
    Seperti baju ini.. hmmm bau sekali

    Mending aku mandi lagi
    Renovasi fisik biar tak gampang sakit
    Seperti gunung yang agung
    Seperti Tuhan yang murung

    Adaptasi prilaku biar tak kaku
    Walau dipukul, ditendang biar tak malu
    Kalau memang tak tahu

    Rangkul teman lawan padamkan bara
    Ceritakan berita gembira
    Inovasi visi untuk masa depan
    Kado indah sebuah kemenangan

    Permanent Link
    Sahabatku jadi hantu

    Album: Beranda Taman Hati

    Inikah yang kamu mau? yang kamu inginkan?
    Seorang ibu kehilangan anaknya
    Tahukah kamu atau tak mau tau akibatnya
    Sahabatku kehilangan akal sehatnya

    Tunas bangsaku tenggelam menyedihkan
    Tragedi negriku bagai bunga yang terinjak
    Inikah yang kamu mau? Yang kamu inginkan?
    Sahabatku jadi hantu, mengerikan..

    Reff: Hentikan hentikan semua itu
    Lihat wajah wajah terbungkus biru
    Terselimutkan luka dan terbinasa
    Penggali kubur terus bekerja

    Inikah yang kamu mau? Yang kamu inginkan?
    Sahabatku kehilangan akal sehatnya
    Tahukah kamu? Atau tak mau tau akibatnya?
    Sahabatku jadi hantu mengerikan

    Permanent Link
    Bumiku Buruk Rupa

    Album: Beranda Taman Hati

    Siang cerah tak bermendung
    Surya sinarnya tak terbendung
    Awan bergerak tak menentu
    Angin kencang bukan puyuh

    Tanahku injak seperti pasir
    Bagai gelombang dilaut pesisir
    Liang lahat raksasa hadir
    Pribumi tak lagi jaga bumi

    Reff:
    Bumiku bumi buruk rupa
    Bumiku bumi buruk rupa

    Air bumi menipis
    Seakan akan hampir habis
    Sungai danau hilang sungai danau hilang
    Dan kemarau kian panjang

    Hujan.. hujan.. tenggelamkan bumi
    Hujan.. hujan.. tenggelamkan bumi
    Panas.. panas.. panas.. bakar bumi

    Permanent Link
    Pagi

    Berhari hari menanti
    Tak henti henti mencari
    Hingga hari ini dambaan hati
    Berlalu dan pergi

    Memilah memilih
    Tak habis-habis berpikir
    Sampai pagi ini
    Matahari pagi, sendiri dan sendiri

    Tetes embun pagi
    Iringi mekar melati
    Masihkah indah.. indah

    Reff:
    Pagi, jangan pergi
    Kutakut malam nanti kumasih sendiri
    Dan pagimu tak lagi indah

    Sekuntum bunga mekar
    Diantara rumput2 liar
    Gelisah menanti si jantan kumbang
    Tak kunjung datang

    Ranting kering terinjak injak
    Luluh lantak tak berontak
    Kicau burung harmoni berdendang
    Sebentar lagi siang

    Rimbun pohon menari
    Suaranya lembut berbisik
    Masihkah indah.. indah..

    Back to Reff.

    Permanent Link
    Beranda Taman Hati

    Album: Beranda Taman Hati

    Gelak tawa riang menawan
    Dari wajah-wajah rupawan
    Celoteh kecil bak burung camar
    Mentari pudar menyurut damar

    Kuterbuai dan terlena
    Suara-suara penuh makna

    Suaramu merdu segumpal syahdu
    Terlibat dekat sahabat dekat
    Bicaramu lekat seolah mendekap
    Bergema dalam tembok-tembok pekat

    Kuterbuai dan terlena
    Suara-suara penuh makna

    Reff:
    Sepanjang waktu ku mencari-cari arti hidup
    Detik ke detik seakan kian cepat kuterpuruk
    Suara tawamu menghapus noda
    Gemulai gerak riang gembira menghibur duka

    Kupu-kupu terlambat hadir
    Bersaing indah hinggap bersanding
    Istana cinta tanpa pangeran
    Takdir kuasa mustahil melawan

    Kutunduk merangkum doa
    Berharap semua adanya

    Reff:
    Sepanjang waktu ku mencari-cari arti hidup
    Detik ke detik seakan kian cepat kuterpuruk
    Kekagumanku berbuah cerita
    Menuai benih di musim semi
    Aku bahagia

    Permanent Link
    Oksigen

    Album: Beranda Taman Hati

    Segarkan ingatanmu saat menghirupku
    Resapi rasa hadirnya diriku

    Aku bisa hidupkan dirimu hari ini
    Aku bisa..

    Terhisap panas dan terbakar
    Lalu cemari udara dan trotoar

    Aku bisa membakarmu hari ini
    Aku bisa.. aku bisa

    Dedaun dan mentari ajakku menari
    Teriknya hari kuterlahir kembali

    Aku bisa datang dan pergi
    Aku bisa.. aku bisa

    Terbang melayang, ke awan, menghilang
    Datang dan pergi sendiri, tak terkendali

    Permanent Link